Sosial Media
Lagi hype banget nih sama fenomena Vlog atau Video blog.
Well, gw disini berdiri dibelakang bendera Blog tentunya. Kenapa?
Karna gw rasa ada dimana sebuah kalimat hanya cukup sebagai kalimat, tak usah diungkap kan melalui mulut. Ada yg bisa kita pahami saat sebagai kalimat bukan sebuah ocehan tak jelas.
Membagi kegiatan kita nampaknya tak salah. Ya kenapa memangnya? Itu hak semua orang untuk memperlihatkan atau menunjukan sedang apa, bersama siapa, dan dimana kepada orang-orang dekatnya. Tapi melalui platform yg berbeda tentunya. Ya itu sebabnya ada media sosia, betul gak?
Seperti path atau snapchat yg lebih private lagi konteksnya (menurut gw) karna yah kalian memberikan informasi tentang kalian dengan gamblang kepada orang-orang.
Beberapa bulan belakangan ini gw mulai berpikir ulang tentang gagasan 'kenapa yah gw punya semua media sosial dan menggunakannya secara rutin?'
Well, gak ada yg salah sih emang tapi nampaknya gw mulai bijak mengendalikan apa yg akan gw post dan gw jadikan itu privacy untuk orang-orang yg kenal gw.
Gw sudah mengurangi frekuensi memposting path, snapchat dan twitter.
Twitter yg sejak dua tahun terakhir kehilangan attention gw, padahal banyak manfaatnya itu sosial media.
Dan berlanjut ke Path. Gw bahkan sempat menghapus beberapa moment gw di Path. Hmmm mungkin karna gw tau nantinya orang yg udah gw accept jadi friends akan visit Path dan melihat semua moment yg telah gw lalui. Terpikir sama gw sih itu gak enak banget dan gw memutuskan menghapus beberapa moment, sekitar 200 moment.
Dan snapchat adalah salah satu sosial media yg sangat private menurut gw. Karna kalian berbagi video dan foto secara langsung. Ya walaupun dalam 1x24jam postingan yg kalian akan hilang sendiri, tapi menurut gw tetep ajh sosial media ini private.
Kalian memperlihatkan kejadian yg sesungguhnya dan real dalam waktu yg sangat detail. Semenjak ada beberapa kejadian yg membuat gw gak enak, semenjak itu pula gw mengurangi frekuensi 'main' snapchat. Bahkan ngeliatnya ajah males. Ya karna menurut gw gapenting, so i'm trying for didn't care what happens to others people on snapchat. Dan ternyata gak ada esensi yg gw dapetin dari snapchat.
Bagaimana dengan instagram?
Yah baiklah, sosial media ini tidak kehilangan pesona nya. Sosial media ini menurut gw bagus ajah sih. Ya bagaimana enggak, instagram sekarang udh jadi tempat pencitraan. Agak susah sekarang melihat orang sesungguhnya di sosial media, menurut gw yah. Abisnya mereka kan post nya yg bagus-bagus, gak mungkin kan post yg jelek-jelek? Kecuali ya emg mereka mau menciptakan kesan seperti itu ke publik.
Gak salah, setiap manusia punya hak nya masing-masing sih.
Jangan kelupaan sama ask.fm.
Where's a place that everyone can judje you. Shit, diantara media sosial yg lain, gw paling benci sama media sosial yg ini. Coba kalian buka ask.fm pasti isinya tempat orang nanya dan menghujat sembarangan. Gw yg bacanya ajh kesel. Ini sosial media dajal abis dan akhirnya gw gak pernah buka itu ask.fm lagi. Males. Emosi. Kesel.
Soundcloud itu termasuk media sosial bukan sih? Kalo iya ini salah satu media sosial gw. Explore suara atau lagu yg di remix atau cover sama orang itu menyenangkan lho, serius. Gw kadang suka ajh nemu lagu yg versi cover nya lebih bagus dari aslinya. Didengerin deh akhirnya. Nice kan yah?
Tapi yg jelas sekarang bagi gw adalah sosial media diciptakan untuk memamerkan sesuatu kepunyaan kita.
Barang, karya atau tempat kita.
Jadi, gw mau berusaha lebih keras buat mengurangi 'keberadaan' gw di media sosial. Gw mau lebih 'hidup' di dunia nyata tanpa adanya sosial media, harus update ini itu saat kita dimana. Gw berfikir kenapa si Reza Rahadian gak mau punya satu pun sosial media, padahal handphone nya Iphone6 dan dia artis yg terkenal banget dan disukai hampir banyak orang.
Gw menyimpulkan bahwa, semakin sedikit lo muncul di dunia maya, semakin orang penasaran akan diri lo. Ya itu!
Gw berencana sih untuk deactive Path dan Snapchat gw dalam waktu dekat, biar orang-orang gak terlalu tau apa yg ada di hidup gw ini.
Btw, ini sebenernya gw kepengen nulis tentang vlog vs blog tapi kenapa jadi bahas medsos yg lain yah.
Yaudah lain kali gw bahas tentang perspektif gw memandang vlog vs blog.

Komentar
Posting Komentar