F. R. I. E. N. D. S
Sudah lama tidak bersua, mari bahas yang ringan agar terlihat tetap hidup di dunia yg fana ini.
Dari dulu ngeliat orang-orang pada pake merchandise FRIENDS, gua berpikir "emang sebagus itu?", walaupun penasaran tapi gua nggak ada niatan buat nonton. Baru di november tahun ini berlangganan netflix official per bulan. Tadinya mau cari sesuatu yang film komedi dan ringan, kemudian netflix munculin deretan film kanidatnya, salah satunya FRIENDS. Diliat-liat rada shock karna 10 season, meanwhile gua tipe yg gaakan ganti judul kalo 1 judul ajh blom selesai. Maju mundur akhirnya nonton juga, turns out jadi salah satu hal yg menyenangkan kalo buka laptop dan lajutin setiap episodenya.
Bermula dari bagaimana setting apartement Monica yang sangat homey, Monica yg tergila-gila jadi tuan rumah disambut dengan teman-teman yg gatau diri menurut gua versi Americans. I mean, gua memposisikan diri sebagai Americans yg tingkat individualnya tinggi banget. Apartemen Monica jadi basecamp dimana mereka akan datang dikala gaada tempat dituju.
Gue nggak akan cerita benang merah dari 10 season FRIENDS disini dan gabisa juga capture dari netflix dan insert footage nya karna useless. Disini yang mau dibahas adalah bagaimana FRIENDS menjadi salah satu sitkom series yang akan diputar terus menerus. Pasangan gua bilang kalo di season 6 mungkin akan jadi garing dan membosankan, itu sama sekali nggak terbukti di gue saat nonton. Gua selalu merasa joyful saat nonton, nontonnya pun nothing to loose, let it flow, nggak berusaha untuk nebak walaupun kadang ketebak plot nya.
Walaupun 10 tahun mereka bikin sitkom itu, tetap ada perubahan seiring jaman pada masa itu tapi gua dan kita selalu melihat bahwa tempat ikonik yang selalu dan nggak diubah yah sofa di apartemen Monica dan sofa di coffee house "Central Perk" ituh.




Floorplan dari season 1 hingga 10 yang nggak berubah sama sekali dan tanpa floorplan pun gua yakin penonton awam pasti bakal hapal sama denah apartemen Joey dan Monica.
Di setiap season FRIENDS dan yg gua liat perubahan cuman ada di furniture, tapi tata letaknya tetap sama dari awal season hingga tamat. Dan yang paling ketara mungkin bagi gua gaya rambut dari masing-masing karakter, ataupun perubahan bentuk tubuh dari masing-masing aktor juga. Kalo masalah fashion mereka tuh menurutku beyond sih, masing-masing karakter bener-bener setia dari awal sampe akhir begitu gayanya walaupun mereka melewati banyak peristiwa. Oh mungkin ada, si Phoebe gue liat mulai nggak terlalu hippies di pertengahan season, kalo diawal2 season tuh bener-bener hipies yang aneh tingkah laku dan cara berpakaiannya, kayak semenjak di season 6 deh dia mulai rada mature.
Dari semua pembahasan yang paling gengges itu percintaan diantara mereka semua, bener-bener nggak terduga sih beberapa kasus yang ada hahahaha. Tapi percintaan Ross dan Rachel adalah one of the most yang bikin gregetan penonton sih yakin gua karna benar-benar di titik darah penghabisan itu season masih ajah berlanjut.
Selain itu, ada banyak guest star per episode yang kadang nggak terduga. Contohnya kayak Bradd Pitt yg dateng jadi haters nya si Rachel pas jaman SMA, ada Danny DeVito yang muncul di season terkhir gara-gara bridal showernya Phoebe, Bruce Willis jadi bapak pacarnya Ross dan sekaligus pacarnya Rachel dan Paul Rudd yang somehow dateng kayak karakter biasa tapi ujungnya malah nikah sama Phoebe.
Semua lini tuh kayak bersinergi dan harmoni, jadi gua pribadi bisa bilang series ini menyenangkan dan memorable yah karna itu. Kedepannya gua yakin, saat gua bosan sama film atau series baru yg muncul dan bingung mau nonton apa, gua akan pilih nonton random di season ataupun eps mana dari FRIENDS. Gua kayaknya nggak punya eps favorit tapi gua suka banget sama Ross, unchhhhh, dia lucu banget walaupun yah emang at some point dia nyebelin kek pria pada umumnya.
FRIENDS menurut gua bersebelahan sama drama korea GOBLIN sih di hati gua, sangat amat memorable. Gue mencapai dimana nonton bukan karna hype tapi karna udah waktunya nonton ajh gitu, lagi pula beneran deh FRIENDS tuh gaada matinya, soalnya gua sering kali liat brand-brand pakaian masih kolabs sama FRIENDS kayak H&M dan Pull&Bear. Akhir-akhir dibahas lagi FRIENDS karna masuk di salah satu elemen film LEAVE THE WORLD BEHIND, salah satu karakter di film itu keranjingan sama FRIENDS dan lagu penutupnya pun pake soundtrack nya FRIENDS.

Komentar
Posting Komentar